Lompat ke konten
Home » Blog » Membersihkan Telinga Dengan Baik Dan Benar

Membersihkan Telinga Dengan Baik Dan Benar

Telinga merupakan bagian dari panca indera yang memiliki fungsi penting dalam aktivitas sehari-hari. Maka dari itu diperlukan perawatan dan kesehatan telinga guna mencegah berbagai masalah telinga, antara lain infeksi telinga, tinnitus, tuli, bahkan tuli mendadak. Alasan paling sering kita membersihkan telinga adalah untuk menghilangkan lapisan lilin yang biasa kita lihat berwarna kekuningan, dengan menggunakan cotton buds.

Selain menggunakan cotton buds, terkadang kita menggunakan media lain untuk memberihkan telinga, yakni bulu, penutup pulpen, penjepit rambut hingga jari. Tahukah kamu, jika membersihkan telinga dengan benda-benda tersebut sangat tidak dianjurkan. Kenapa? Simak penjelasannya berikut ini.

Pada dasarnya, kotoran telinga (cerumen) ini merupakan hal yang wajar dan normal. Cerumen ini berfungsi untuk melindungi telinga dari benda asing dan infeksi. Kotoran telinga ini diproduksi bagian dalam telinga dan berguna untuk membawa keluar sel kulit mati serta kuman. Walaupun, ada kalanya cerumen ini menumpuk dan membuat telinga terasa gatal, kotoran ini hanya berada di 1/3 telinga bagian luar.

Membersihkan telinga dengan alat-alat tersebut dapat menimbulkan trauma pada telinga yang kemudian akan menjadi infeksi, karena dapat merusak lapisan alami dan lapisan luar kulit sehingga memberi kesempatan bakteri untuk mudah masuk. Selain itu, kita justru mendorong lapisan lilin masuk ke lapisan telinga lebih dalam.

Telinga, sebetulnya mempunyai mekanisme sendiri secara alami dalam membersihkan kotoran telinga. Menurut Toye Gabriel (2019), mekanisme ini dibantu oleh gerakan rahang saat mengunyah, berbicara, makan hingga menguap. Gerakan rahang ini membantu melepaskan sisa kotoran yang menempel pada dinding saluran telinga, sehingga kotoran termasuk debu dan materi lain dari dalam telinga akan terdorong ke bagian luar saluran telinga.

Membersihkan telinga dengan menggunakan cotton buds boleh dilakukan dengan beberapa ketentuan, misalnya hanya boleh dilakukan pada telinga bagian luar dan pada kotoran telinga yang lunak. Namun, jika cerumen bersifat padat dan keras, dianjurkan untuk menggunakan obat tetes telinga untuk membantu melunakannya dan memudahkan untuk dibersihkan.

Jika mengalami gangguan pendengaran atau rasa sakit pada telinga, segeralah periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis agar tidak memperparah keadaan telinga.

Informasi dan Pendaftaran Customer Care:


Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles – Trisensa Diagnostic Centre
Jl. Taman Ade Irma Suryani Nasution No.5 Surabaya
(031) 5455470 dan 081334534535

Ditulis oleh: Arini Wulansari, S.KM.