{"id":1505,"date":"2026-08-18T14:37:09","date_gmt":"2026-08-18T07:37:09","guid":{"rendered":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505"},"modified":"2026-08-18T14:37:12","modified_gmt":"2026-08-18T07:37:12","slug":"broken-heart-syndrome-benarkah-patah-hati-bisa-membuat-jantung-sakit","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505","title":{"rendered":"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah Anda mendengar istilah <em>\u201cbroken heart\u201d<\/em> untuk menggambarkan rasa sakit setelah kehilangan atau mengalami perpisahan? Ternyata, patah hati bukan hanya ungkapan emosional. Dalam kondisi tertentu, stres emosional yang berat benar-benar dapat memengaruhi fungsi jantung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi ini dikenal sebagai Broken Heart Syndrome atau Takotsubo cardiomyopathy, yaitu gangguan sementara pada fungsi jantung yang dapat muncul setelah seseorang mengalami stres emosional atau fisik yang berat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Broken Heart Syndrome?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Broken Heart Syndrome terjadi ketika bagian jantung mengalami perubahan fungsi setelah tubuh menghadapi stres yang ekstrem. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala yang menyerupai serangan jantung, terutama nyeri dada dan sesak napas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemicu tidak selalu berkaitan dengan percintaan. Kehilangan orang yang dicintai, pertengkaran hebat, masalah keuangan, kejadian traumatis, operasi, penyakit serius, maupun tekanan fisik lainnya dapat menjadi pemicu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Stres Memengaruhi Jantung?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyebab pasti kondisi ini belum sepenuhnya diketahui. Namun, Mayo Clinic menjelaskan bahwa salah satu dugaan utamanya adalah lonjakan hormon stres, seperti adrenalin, yang terjadi secara tiba-tiba ketika seseorang mengalami tekanan berat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lonjakan hormon tersebut diduga dapat mengganggu fungsi otot jantung. Perubahan sementara pada pembuluh darah jantung juga dapat berperan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah yang membuat hubungan antara kondisi emosional dan kesehatan jantung menjadi lebih kompleks daripada sekadar \u201cperasaan\u201d.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Gejalanya?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gejala biasanya muncul secara tiba-tiba dan dapat menyerupai serangan jantung, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Nyeri dada.<\/li>\n\n\n\n<li>Sesak napas.<\/li>\n\n\n\n<li>Pingsan.<\/li>\n\n\n\n<li>Denyut jantung yang cepat atau tidak teratur pada sebagian kasus.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena gejalanya mirip dengan serangan jantung, nyeri dada yang baru muncul tidak boleh langsung dianggap hanya akibat stres atau patah hati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Bedanya dengan Serangan Jantung?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan penting terletak pada penyebabnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada serangan jantung, biasanya terdapat penyumbatan pada pembuluh darah yang memasok darah ke otot jantung. Sementara itu, pada Broken Heart Syndrome biasanya tidak ditemukan penyumbatan signifikan pada arteri koroner, meskipun fungsi jantung dapat mengalami gangguan sementara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk membedakannya, dokter dapat melakukan pemeriksaan seperti EKG, pemeriksaan darah, ekokardiogram, angiografi koroner, atau MRI jantung, sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah Bisa Sembuh?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kabar baiknya, Broken Heart Syndrome umumnya bersifat sementara. Banyak pasien dapat mengalami pemulihan fungsi jantung dalam waktu relatif singkat, bahkan sekitar satu bulan. Namun, kondisi ini tetap dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal jantung, gangguan irama jantung, tekanan darah rendah, atau terbentuknya bekuan darah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengobatan disesuaikan dengan kondisi pasien dan dapat melibatkan obat-obatan untuk membantu mengurangi beban kerja jantung atau menangani komplikasi yang muncul.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kapan Harus ke Dokter?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika mengalami nyeri dada atau sesak napas secara tiba-tiba, jangan mencoba mendiagnosis diri sendiri sebagai sedang mengalami stres atau patah hati. Gejala tersebut dapat menandakan Broken Heart Syndrome, serangan jantung, atau kondisi medis lainnya yang membutuhkan penanganan segera.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mayo Clinic. Broken heart syndrome \u2014 Symptoms and causes. Updated June 3, 2026.<\/li>\n\n\n\n<li>Mayo Clinic. Broken heart syndrome \u2014 Diagnosis and treatment. Updated June 3, 2026.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Informasi dan Pendaftaran Customer Care<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3.png?w=530&amp;ssl=1 530w, https:\/\/i0.wp.com\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3.png?resize=300%2C192&amp;ssl=1 300w\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/3.png?resize=530%2C340&amp;ssl=1\" alt=\"\" width=\"530\" height=\"340\"><br>Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles<br>Jl. Taman Ade Irma Suryani Nasution No. 5 Surabaya<br>Phone. (031) 5455470<br>WhatsApp. 081334534535<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Laboratorium Utama Trisensa<br>Jl. Embong Tanjung No. 4 A Surabaya<br>Phone. (031) 5465465<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh : Rhemanda Ivena Dinata, A.Md.Bns<br>Disunting oleh: Dr. dr. Herni Suprapti, M.Kes<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda mendengar istilah \u201cbroken heart\u201d untuk menggambarkan rasa sakit setelah kehilangan atau mengalami perpisahan? Ternyata, patah hati bukan hanya ungkapan emosional. Dalam kondisi tertentu, stres emosional yang berat benar-benar dapat memengaruhi fungsi jantung. Kondisi ini dikenal sebagai Broken Heart Syndrome atau Takotsubo cardiomyopathy, yaitu gangguan sementara pada fungsi jantung yang dapat muncul setelah seseorang&hellip;&nbsp;<a href=\"http:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505\" rel=\"bookmark\">Selengkapnya &raquo;<span class=\"screen-reader-text\">Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1506,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[14,247,37,15,18,19,29,248,16],"class_list":["post-1505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel-kesehatan","tag-artikel","tag-broken-heart-syndrome","tag-jawa-timur","tag-kesehatan","tag-klinik","tag-konsultasi","tag-laboratorium","tag-patah-hati","tag-surabaya"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pernahkah Anda mendengar istilah \u201cbroken heart\u201d untuk menggambarkan rasa sakit setelah kehilangan atau mengalami perpisahan? Ternyata, patah hati bukan hanya ungkapan emosional. Dalam kondisi tertentu, stres emosional yang berat benar-benar dapat memengaruhi fungsi jantung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernahkah Anda mendengar istilah \u201cbroken heart\u201d untuk menggambarkan rasa sakit setelah kehilangan atau mengalami perpisahan? Ternyata, patah hati bukan hanya ungkapan emosional. Dalam kondisi tertentu, stres emosional yang berat benar-benar dapat memengaruhi fungsi jantung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-18T07:37:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-08-18T07:37:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design4.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"496\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"eagles\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"eagles\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505\"},\"author\":{\"name\":\"eagles\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/404810706a07dfcc6d23e0ab05a38811\"},\"headline\":\"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?\",\"datePublished\":\"2026-08-18T07:37:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-18T07:37:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505\"},\"wordCount\":486,\"publisher\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Untitled-design4.png\",\"keywords\":[\"artikel\",\"broken heart syndrome\",\"jawa timur\",\"kesehatan\",\"klinik\",\"konsultasi\",\"laboratorium\",\"patah hati\",\"surabaya\"],\"articleSection\":[\"Artikel Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505\",\"name\":\"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Untitled-design4.png\",\"datePublished\":\"2026-08-18T07:37:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-18T07:37:12+00:00\",\"description\":\"Pernahkah Anda mendengar istilah \u201cbroken heart\u201d untuk menggambarkan rasa sakit setelah kehilangan atau mengalami perpisahan? Ternyata, patah hati bukan hanya ungkapan emosional. Dalam kondisi tertentu, stres emosional yang berat benar-benar dapat memengaruhi fungsi jantung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Untitled-design4.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/08\\\/Untitled-design4.png\",\"width\":700,\"height\":496},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?p=1505#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#website\",\"url\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/\",\"name\":\"Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles\",\"description\":\"Your health is our Concern\",\"publisher\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#organization\",\"name\":\"Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles\",\"url\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/logo-trisensa-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/10\\\/logo-trisensa-1.png\",\"width\":941,\"height\":908,\"caption\":\"Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles\"},\"image\":{\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/404810706a07dfcc6d23e0ab05a38811\",\"name\":\"eagles\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/38e8ff1428911f5373f33c58a496e845c5dd0fd9b0457d97cf48f4f54967aa93?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/38e8ff1428911f5373f33c58a496e845c5dd0fd9b0457d97cf48f4f54967aa93?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/38e8ff1428911f5373f33c58a496e845c5dd0fd9b0457d97cf48f4f54967aa93?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"eagles\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/localhost\\\/profile\"],\"url\":\"http:\\\/\\\/gleneagles.co.id\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?","description":"Pernahkah Anda mendengar istilah \u201cbroken heart\u201d untuk menggambarkan rasa sakit setelah kehilangan atau mengalami perpisahan? Ternyata, patah hati bukan hanya ungkapan emosional. Dalam kondisi tertentu, stres emosional yang berat benar-benar dapat memengaruhi fungsi jantung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?","og_description":"Pernahkah Anda mendengar istilah \u201cbroken heart\u201d untuk menggambarkan rasa sakit setelah kehilangan atau mengalami perpisahan? Ternyata, patah hati bukan hanya ungkapan emosional. Dalam kondisi tertentu, stres emosional yang berat benar-benar dapat memengaruhi fungsi jantung.","og_url":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505","og_site_name":"Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles","article_published_time":"2026-08-18T07:37:09+00:00","article_modified_time":"2026-08-18T07:37:12+00:00","og_image":[{"width":700,"height":496,"url":"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design4.png","type":"image\/png"}],"author":"eagles","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"eagles","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505"},"author":{"name":"eagles","@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#\/schema\/person\/404810706a07dfcc6d23e0ab05a38811"},"headline":"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?","datePublished":"2026-08-18T07:37:09+00:00","dateModified":"2026-08-18T07:37:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505"},"wordCount":486,"publisher":{"@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design4.png","keywords":["artikel","broken heart syndrome","jawa timur","kesehatan","klinik","konsultasi","laboratorium","patah hati","surabaya"],"articleSection":["Artikel Kesehatan"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505","url":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505","name":"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?","isPartOf":{"@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design4.png","datePublished":"2026-08-18T07:37:09+00:00","dateModified":"2026-08-18T07:37:12+00:00","description":"Pernahkah Anda mendengar istilah \u201cbroken heart\u201d untuk menggambarkan rasa sakit setelah kehilangan atau mengalami perpisahan? Ternyata, patah hati bukan hanya ungkapan emosional. Dalam kondisi tertentu, stres emosional yang berat benar-benar dapat memengaruhi fungsi jantung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505#primaryimage","url":"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design4.png","contentUrl":"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design4.png","width":700,"height":496},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/gleneagles.co.id\/?p=1505#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"http:\/\/gleneagles.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Broken Heart Syndrome: Benarkah Patah Hati Bisa Membuat Jantung Sakit?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#website","url":"http:\/\/gleneagles.co.id\/","name":"Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles","description":"Your health is our Concern","publisher":{"@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"http:\/\/gleneagles.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#organization","name":"Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles","url":"http:\/\/gleneagles.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/logo-trisensa-1.png","contentUrl":"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/logo-trisensa-1.png","width":941,"height":908,"caption":"Klinik Utama Rawat Jalan Gleneagles"},"image":{"@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"http:\/\/gleneagles.co.id\/#\/schema\/person\/404810706a07dfcc6d23e0ab05a38811","name":"eagles","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/38e8ff1428911f5373f33c58a496e845c5dd0fd9b0457d97cf48f4f54967aa93?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/38e8ff1428911f5373f33c58a496e845c5dd0fd9b0457d97cf48f4f54967aa93?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/38e8ff1428911f5373f33c58a496e845c5dd0fd9b0457d97cf48f4f54967aa93?s=96&d=mm&r=g","caption":"eagles"},"sameAs":["http:\/\/localhost\/profile"],"url":"http:\/\/gleneagles.co.id\/?author=1"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/gleneagles.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Untitled-design4.png","_links":{"self":[{"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1505"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1505\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1507,"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1505\/revisions\/1507"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1506"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/gleneagles.co.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}